Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

soal PIH

FAKULTAS HUKUM   UNIVERSITAS PADJADJARAN

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2005-2006

MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU HUKUM

KELAS : E

HARI/TANGGAL : SENIN, 23 JANUARI 2006

WAKTU : 100 MENIT

DOSEN : DICKY RISMAN, S.H.,M.H.

ABI M. RADJAB, S.H

SANTI HAPSARI, D.A.,S.H

CATATAN : TIDAK DIPERBOLEHKAN MEMBUKA CATATAN APAPUN

1. Hukum pada hakikatnya adalah titisan dari kekuasaan (power) yang juga merupakan titisan dari kekuatan (force). Sehingga ada anggapan bahwa hukum merupakan bentuk legal formal dari kekuatan (force) itu sendiri. Jelaskan hal tersebut diatas dihubungkan dengan fungsi hukum dan kehidupan bernegara, berikut contohnya.

2. Apakah yang dimaksud dengan konstruksi hukum? Jelaskan macam-macam konstruksi hukum berikut contohnya.

3. Dalam dunia hukum dikenal dua system hukum, yaitu Sistem Civil Law (Eropa Kontinental) dan Common Law (Anglo Saxon). Jelaskan perbedaan dan persamaan kedua sistem tersebut, sehingga tergambarkan alas an utama lahirnya kedua sitem hukum tersebut.

4. Aliran Positivisme membawa pengaruh besar pada sistem kodifikasi yang menempatkan UU sebagai sumber hukum utama, seperti yang dianut di Indonesia. Aliran ini sangat mempengaruhi pandangan Hans Kelsen tentang “Stufenbau des Recht”. Jelaskan hal tersebut dengan memberikan contohnya pada sistem hukum di Indonesia.

5. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini, berikut contohnya:

a. Ius Contitutum dan Ius Contituendum

b. Perbuatan sesuai hukum dan perbuatan melawan hukum

c. Sumber hukum formal dan Undang-undang dalam arti formal

d. Subyek Hukum dan Obyek Hukum

e. Peristiwa hukum

Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Hukum (PIH)

Dosen : Dicky Risman, SH, MH

Abi Ma’ruf Radjab, SH

Waktu : 120 Menit

Catatan : Sifat Ujian OPEN BOOK

SOAL :

1. Sampai saat ini para ahli hukum masih mencoba untuk membentuk/ menentukan suatu definisi yang pasti tentang apa itu hukum. Hal ini berdampak adanya sebagian ahli hukum yang menyatakan bahwa tidak mungkin dan tidak perlu untuk membentuk definisi hukum yang pasti dan dapat melingkupi keseluruhan hal tentang hukum.

a. Jelaskan pernyataan diatas dengan menyebutkan persetujuan atau ketidaksetujuan saudara terhadap hal itu beserta contohnya, dengan mengacu kepada apa yang dimaksud dengan definisi.

b. Berdasarkan uraian saudara pada point (a) cobalah buat satu definisi hukum menurut pandangan saudara sendiri.

c. Apakah pandangan yang muncul dalam kalangan ahli hukum mengenai definisi hukum memiliki pengaruh terhadap pandangan masyarakat (orang awam) tentang apa itu hukum, jelaskan jawaban saudara

2. Norma Hukum pada dasarnya adalah bagian dari norma sosial. Fungsi norma adalah menjaga tertib kehidupan antar manusia di dalam suatu masyarakat. Norma hukum dianggap sebagai norma yang utama dikarenakan hukum memiliki sanksi yang pelaksanaannya dapat dipaksakan oleh penguasa.

a. Berdasarkan uraian diatas jelaskan oleh saudara apa fungsi sebenarnya dari hukum sehingga berbeda dari norma sosial lainnya. Penjelasan saudara harus mengacu pada teori tentang tujuan hukum baik dari Aristoteles, Jeremy Bentham, ataupun Mochtar Kusumaatmadja.

b. Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa hukum dalam implementasinya memiliki hubungan yang erat dengan “kekuasaan” yang dimiliki oleh penguasa. Jelaskan dengan memberikan contoh tentang hubungan dependensi hukum dan kekuasaan

c. Apakah yang menyebabkan dalam beberapa hal tertentu masyarakat lebih mentaati norma adat atau norma kebiasaan daripada norma hukum, jelaskan jawaban saudara.

3. Sumber hukum dapat dibagi menjadi sumber hukum materiil dan sumber hukum formal. Sumber hukum materiil adalah sesuatu yang berbentuk abstrak sedangkan sumber hukum formal adalah hal-hal yang pada umumnya bersifat riil.

a. Jelaskan oleh saudara mengenai pernyataan di atas dengan memberikan contohnya.

b. Jelaskan oleh saudara bagaimana “perasaan keadilan” setiap individu yang bersifat subjektif dapat menjadi sumber hukum yang bersifat objektif dan ditaati oleh masyarakat.

c. Jelaskan apa yang dimaksud dengan normativisasi, yang berhubungan dengan sumber hukum formal, berikan contohnya.

Read Full Post »

soal PIH

UNIVERSITAS  PADJADJARAN  BANDUNG

UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL 2006-2007

MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU HUKUM

DOSEN : DICKY RISMAN, SH, MH

ABI M. RADJAB, SH

KELAS : “B”

HARI/TANGGAL : Senin, 8 JANUARI 2007

WAKTU : 100 Menit

CATATAN : DIPERBOLEHKAN MEMBUKA BUKU, CATATAN dan PERUNDANG-UNDANGAN

a. Dalam Proses Pembentukan hukum, kita mengenal apa yang disebut dengan Penafsiran Hukum, yang pada umumnya dilakukan oleh Hakim. Penafsiran Hukum ditujukan untuk mengisi kekosongan dalam sistem perundang-undangan, sehingga dengan memperhatikan pemahaman tentang “putusan hakim” di Indonesia sebagai Yurisprudensi. (15 point)

b. Seberapa jauh peran “Penafsiran hukum” dalam pembentukan putusan hakim, sebagai upaya penegakkan hukum dan peranannya sebagai salah satu sumber hukum. Jelaskan jawaban saudara. (15 point).

c. Apakah Hakim satu-satunya pihak yang dapat melakukan pembentukan hukum? Jelaskan jawaban saudara dengan memberikan contoh. (10 point)

2. Dalam perkembangan aliran-aliran hukum, secara umum dapat kita kelompokan dalam aliran hukum alam, aliran sejarah, aliran positivisme dan aliran yang mengacu pada sosiologi hukum. Setiap aliran memiliki dasar pemikiran dan suasana kebathinan serta lingkungan alam yang menjadikannya berbeda satu dengan yang lainnya.

a. Sebutkan dan jelaskan oleh saudara faktor-faktor dominan apa yang menyebabkan dalam ilmu hukum lahir aliran-aliran tadi. (10 point)

b. Apakah aliran-aliran ilmu hukum merupakan salah satu faktor lahirnya sistem hukum? Jelaskan oleh saudara hubungan kedua hal tadi serta sebutkan pula faktor lain yang mendukung terbentuknya sistem hukum. Berikan contoh untuk membuat jawaban saudara lebih fokus. (15 point).

c. Salah satu pengaruh dari Aliran Positivisme adalah dianutnya tingkatan-tingkatan peraturan hukum (tata urutan perundangan). Jelaskan hal ini. (15 point).

3. Jelaskan hal-hal dibawah ini : (20 point)

a. Presedent Maxim / the binding force of presedent

b. Nullum delictum nulla poena sine praevia lege poenadi

c. Lex Specialist derogat legi Generalis

d. Lex superior derogat leg inferior

e. Lex posterioiri derogat legi priori

f. Hukum Kebiasaan bukanlah Hukum

g. Hubungan hukum Biasa dan Hubungan hukum Istimewa

h. Subyek hukum sempurna dan subyek hukum tidak sempurna

i. Hukum Formal dan Hukum Materiil

j. Sumber Hukum Formal dan Sumber Hukum Materiil.


Read Full Post »

soal PIH

Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Hukum (PIH)

Dosen : Dicky Risman, SH, MH

Abi Ma’ruf Radjab, SH

Waktu : 120 Menit

Catatan : Sifat Ujian OPEN BOOK

SOAL :

1. Sampai saat ini para ahli hukum masih mencoba untuk membentuk/ menentukan suatu definisi yang pasti tentang apa itu hukum. Hal ini berdampak adanya sebagian ahli hukum yang menyatakan bahwa tidak mungkin dan tidak perlu untuk membentuk definisi hukum yang pasti dan dapat melingkupi keseluruhan hal tentang hukum.

a. Jelaskan pernyataan diatas dengan menyebutkan persetujuan atau ketidaksetujuan saudara terhadap hal itu beserta contohnya, dengan mengacu kepada apa yang dimaksud dengan definisi.

b. Berdasarkan uraian saudara pada point (a) cobalah buat satu definisi hukum menurut pandangan saudara sendiri.

c. Apakah pandangan yang muncul dalam kalangan ahli hukum mengenai definisi hukum memiliki pengaruh terhadap pandangan masyarakat (orang awam) tentang apa itu hukum, jelaskan jawaban saudara

2. Norma Hukum pada dasarnya adalah bagian dari norma sosial. Fungsi norma adalah menjaga tertib kehidupan antar manusia di dalam suatu masyarakat. Norma hukum dianggap sebagai norma yang utama dikarenakan hukum memiliki sanksi yang pelaksanaannya dapat dipaksakan oleh penguasa.

a. Berdasarkan uraian diatas jelaskan oleh saudara apa fungsi sebenarnya dari hukum sehingga berbeda dari norma sosial lainnya. Penjelasan saudara harus mengacu pada teori tentang tujuan hukum baik dari Aristoteles, Jeremy Bentham, ataupun Mochtar Kusumaatmadja.

b. Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa hukum dalam implementasinya memiliki hubungan yang erat dengan “kekuasaan” yang dimiliki oleh penguasa. Jelaskan dengan memberikan contoh tentang hubungan dependensi hukum dan kekuasaan

c. Apakah yang menyebabkan dalam beberapa hal tertentu masyarakat lebih mentaati norma adat atau norma kebiasaan daripada norma hukum, jelaskan jawaban saudara.

3. Sumber hukum dapat dibagi menjadi sumber hukum materiil dan sumber hukum formal. Sumber hukum materiil adalah sesuatu yang berbentuk abstrak sedangkan sumber hukum formal adalah hal-hal yang pada umumnya bersifat riil.

a. Jelaskan oleh saudara mengenai pernyataan di atas dengan memberikan contohnya.

b. Jelaskan oleh saudara bagaimana “perasaan keadilan” setiap individu yang bersifat subjektif dapat menjadi sumber hukum yang bersifat objektif dan ditaati oleh masyarakat.

c. Jelaskan apa yang dimaksud dengan normativisasi, yang berhubungan dengan sumber hukum formal, berikan contohnya.


Read Full Post »

soal PIH

FAKULTAS  HUKUM  UNIVERSITAS  PADJADJARAN

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2005-2006

MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU HUKUM

KELAS : E

HARI/TANGGAL : SENIN, 23 JANUARI 2006

WAKTU : 100 MENIT

DOSEN : DICKY RISMAN, S.H.,M.H.

ABI M. RADJAB, S.H

SANTI HAPSARI, D.A.,S.H

CATATAN : TIDAK DIPERBOLEHKAN MEMBUKA CATATAN APAPUN

1. Hukum pada hakikatnya adalah titisan dari kekuasaan (power) yang juga merupakan titisan dari kekuatan (force). Sehingga ada anggapan bahwa hukum merupakan bentuk legal formal dari kekuatan (force) itu sendiri. Jelaskan hal tersebut diatas dihubungkan dengan fungsi hukum dan kehidupan bernegara, berikut contohnya.

2. Apakah yang dimaksud dengan konstruksi hukum? Jelaskan macam-macam konstruksi hukum berikut contohnya.

3. Dalam dunia hukum dikenal dua system hukum, yaitu Sistem Civil Law (Eropa Kontinental) dan Common Law (Anglo Saxon). Jelaskan perbedaan dan persamaan kedua sistem tersebut, sehingga tergambarkan alas an utama lahirnya kedua sitem hukum tersebut.

4. Aliran Positivisme membawa pengaruh besar pada sistem kodifikasi yang menempatkan UU sebagai sumber hukum utama, seperti yang dianut di Indonesia. Aliran ini sangat mempengaruhi pandangan Hans Kelsen tentang “Stufenbau des Recht”. Jelaskan hal tersebut dengan memberikan contohnya pada sistem hukum di Indonesia.

5. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini, berikut contohnya:

a. Ius Contitutum dan Ius Contituendum

b. Perbuatan sesuai hukum dan perbuatan melawan hukum

c. Sumber hukum formal dan Undang-undang dalam arti formal

d. Subyek Hukum dan Obyek Hukum

e. Peristiwa hukum

Read Full Post »

soal PIH

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS PADJADJARAN

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL T/A 2002/2003

Mata kuliah : Pengantar Ilmu Hukum

Hari/Tanggal : Jum’at 10 januari 2003

Waktu :120 menit (2 jam)

Dosen :Prof. Dr. Yudha Bakti SH.MH

Sri Dewi Anggraeni SH.CN

I. Pilihlah yang benar dan jelaskan alasannya

1. Sejarah/pengertian istilah pengantar Ilmu Hukum mulai dikenal di Indonesia dengan nama Inleiding tot de Rechts wetenschap

a. tahun 1924

b. tahun1946

c. tahun 1950

d. tahun 1957

2. Pengertian Hukum yang diajarkan di Fakultas Hukum tidak sama dengan hukum dalam Ilmu Pasti Alam karena Hukum yang di ajarkan di Fakultas Hukum bersifat

a. Tetap

b. Tidak tetap

c. Berubah-ubah

d. Berbeda-beda

3. Hukum tumbuh dan berkembang bersama-sama masyarakat merupakan pendapat dari

a. Aristoteles

b. Carl Von Savigny

c. Thomas Aquino

d. Hans Kelsen

4. Tujuan Hukum dari Prof Dr Mochtar Kusumaatmaja SH.LLM

a. Tertib dan damai

b. Bermanfaat

c. Mencapai keadilan

d. Sarana pembaharuan masyarakat

5. Kodifikasi hukum “Code Civil des francais” pada tehun 1807 setelah diadakan beberapa perubahan ketika Napoleon Bonaparte telah mencapai kedudukan sebagai kaisar perancis diundangkan kembali dan diberi sebutan

a. Code Napoleon (Bellefroid 1953 : 89)

b. Code Du’commerce

c. Code Civil

d. Code penal

II Jawablah Pertanyaan-pertanyaan dibawah ini

1. Dasar-dasar yang membedakan Hukum positif suatu bangsa adalah……..

( jelaskan!)

2. Apa yang dimaksud dengan penafsiran yang dilakukan oleh hakim dan ada beberapa cara menafsirkan Undang-undang dan untuk alas an apa hakim harus menafsirkannya?

3. Klasifikasi atau penggolongan hukum merupakan salah satu ciri dan suatu sistem hukum, jelaskan jawaban saudara dan beberapa criteria penggolongan hukum itu yang mana yang menggambarkan hukum positif Indonesia?

4. “Hukum tanpa kekuasaan adalah angan-anagan sedangkan kekuasaan tanpa hukum adalah anarkhi jelaskan jawaban saudara disertai contoh-contohnya, apakah hakekeat kekuasaan itu? Dan bagaimana hubungannya dengan hukum?

5. Jelaskan pengertian berikut!

- konstruksi hukum

- peristiwa hukum

- perbuatan melawan hukum

- yurisprudensi

- azas lex superios derogat legi inferiori

- hukum kebiasaan dan adat

- azas lex superios derogate legi priori

- Arres Lindenbaum x Cohen th 1919

- Penyalahgunaan hak

- Keadilan menurut agama yang anda anut

Read Full Post »

soal PIH

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PADJADJARAN

BANDUNG

UJIAN TENGAH SEMESTER

TAHUN AKADEMIK 2006/2007

Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Hukum

Hari/Tanggal : Rabu, 08 Agustus 2007

Dosen : Dicky Risman, S.H.,M.H.

1. a. Perihal Definisi hukum, Immanuel Kant berpendapat bahwa : Noch Suchen Die Juristen eine Definition zu ihrem Begriffe von Recht. Apa makna dari pernyataan tersebut, terangkan dengan jelas dan singkat.

b. Masih sekitar pendefinisian hukum, didalam masyarakat terdapat dua kelompok yang berbeda pendapat mengenai hal ini, yaitu “ontwikkelde leek” dan “the man in the street”. Terangkan singkat pendapat kedua kelompok tersebut.

2. a. Masyarakat dan hukum tidak dapat dipisahkan dan mempunyai hubungan yang sangat erat. Berikan Pandangan Anda mengapa kedua hal itu tidak dapat dipisahkan.

b. Berkenaan dengan keadilan, Aristoteles mengetengahkan dua macam keadilan. Terangkan kedua macam keadilan tersebut dengan disertai contoh konkrit.

3. Di dalam kehidupan masyarakat terdapat dua macam kaidah atau norma, yaitu kaidah social dan kaidah hukum yang satu dengan yang lain saling berkait.

a. Jelaskan disertai contoh tentang persamaan dan perbedaan antara kedua macam kaidah tersebut

b. oleh karena masyarakat itu bersifat majemuk, apa saja yang menyebabkan antara satu kaidah hukum dan kaidah sosial di satu tempat tidak sama dengan daerah lainnya.

4. Dalam ilmu hukum, terdapat dua macam sumber hukum, yaitu sumber hukum material dan sumber hukum formal.

a. Jelaskanlah sumber hukum material tersebut

b. Jelaskanlah pula macam-macam sumber hukum formal

5. Hubungan hukum dan kekuasaan sangat erat, sehingga terdapat adagium : hukum tanpa kekuasaan adalah angan-angan, kekuasaan tanpa hukum adalah kesewenang-wenangan. Jelaskanlah arti dari adagium tersebut.

Read Full Post »

soal PIH

MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU HUKUM

HARI/TANGGAL : RABU, 22 AGUSTUS 2007

WAKTU : 100 MENIT

DOSEN : DICKY RISMAN, S.H., MH

Perhatian !

1. Jawablah soal di bawah ini dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar;

2. Mahasiswa yang belum menyerahkan tugas dapat melampirkannya di dalam lembar jawaban, dan tidak diperkenankan menyerahkan tugas setelah ujian ini berakhir;

3. Anda berhak mendapatkan nilai A, B, C, D atau E.

4. Cantumkanlah nilai yang telah Anda peroleh sebelumnya disudut kanan lembar jawaban Anda.

5. Diperkenankan membuka literatur.

1. Kepastian hukum merupakan faktor penting bagi setiap orang dalam menjalankan aktivitasnya karena dengan hal itu ia tidak akan ragu-ragu dalam bertindak, mengetahui mana perbuatan yang diperkenankan dan yang dilarang, namun demikian kepastian hukum pun belumtentu menciptakan keadilan, sebaliknya keadilan pula adakalanya mengorbankan kepastian hukum. Berikanlah komentar singkat Anda mengenai hal tersebut dengan disertai contoh.

2. Tugas hakim disamping menerapkan hukum (rechtstoepassing) juga menemukan hukum (rechtsvinding) dan menciptakan/membentuk hukum. Jelaskanlah komentar singkat Anda mengenai hal itu serta aliran hukum manakah yang berkaitan dengan tugas-tugas hakim tersebut.

3. Konstruksi hukum dan penafsiran hukum merupakan hal penting yang harus dikuasai oleh hakim dalam memutus perkara. Mengapa kedua hal itu dipergunakan oleh hakim? Berikanlah contoh konstruksi hukum analogi dan argentum a contrario!

4. Apa yang Anda ketahui tentang : a bus de droit (misbruik van recht) dan detournement de pouvoir. Berikan masing-masing dengan contoh.

Read Full Post »

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.