Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

soal PIH

FAKULTAS HUKUM   UNIVERSITAS PADJADJARAN

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2005-2006

MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU HUKUM

KELAS : E

HARI/TANGGAL : SENIN, 23 JANUARI 2006

WAKTU : 100 MENIT

DOSEN : DICKY RISMAN, S.H.,M.H.

ABI M. RADJAB, S.H

SANTI HAPSARI, D.A.,S.H

CATATAN : TIDAK DIPERBOLEHKAN MEMBUKA CATATAN APAPUN

1. Hukum pada hakikatnya adalah titisan dari kekuasaan (power) yang juga merupakan titisan dari kekuatan (force). Sehingga ada anggapan bahwa hukum merupakan bentuk legal formal dari kekuatan (force) itu sendiri. Jelaskan hal tersebut diatas dihubungkan dengan fungsi hukum dan kehidupan bernegara, berikut contohnya.

2. Apakah yang dimaksud dengan konstruksi hukum? Jelaskan macam-macam konstruksi hukum berikut contohnya.

3. Dalam dunia hukum dikenal dua system hukum, yaitu Sistem Civil Law (Eropa Kontinental) dan Common Law (Anglo Saxon). Jelaskan perbedaan dan persamaan kedua sistem tersebut, sehingga tergambarkan alas an utama lahirnya kedua sitem hukum tersebut.

4. Aliran Positivisme membawa pengaruh besar pada sistem kodifikasi yang menempatkan UU sebagai sumber hukum utama, seperti yang dianut di Indonesia. Aliran ini sangat mempengaruhi pandangan Hans Kelsen tentang “Stufenbau des Recht”. Jelaskan hal tersebut dengan memberikan contohnya pada sistem hukum di Indonesia.

5. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini, berikut contohnya:

a. Ius Contitutum dan Ius Contituendum

b. Perbuatan sesuai hukum dan perbuatan melawan hukum

c. Sumber hukum formal dan Undang-undang dalam arti formal

d. Subyek Hukum dan Obyek Hukum

e. Peristiwa hukum

Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Hukum (PIH)

Dosen : Dicky Risman, SH, MH

Abi Ma’ruf Radjab, SH

Waktu : 120 Menit

Catatan : Sifat Ujian OPEN BOOK

SOAL :

1. Sampai saat ini para ahli hukum masih mencoba untuk membentuk/ menentukan suatu definisi yang pasti tentang apa itu hukum. Hal ini berdampak adanya sebagian ahli hukum yang menyatakan bahwa tidak mungkin dan tidak perlu untuk membentuk definisi hukum yang pasti dan dapat melingkupi keseluruhan hal tentang hukum.

a. Jelaskan pernyataan diatas dengan menyebutkan persetujuan atau ketidaksetujuan saudara terhadap hal itu beserta contohnya, dengan mengacu kepada apa yang dimaksud dengan definisi.

b. Berdasarkan uraian saudara pada point (a) cobalah buat satu definisi hukum menurut pandangan saudara sendiri.

c. Apakah pandangan yang muncul dalam kalangan ahli hukum mengenai definisi hukum memiliki pengaruh terhadap pandangan masyarakat (orang awam) tentang apa itu hukum, jelaskan jawaban saudara

2. Norma Hukum pada dasarnya adalah bagian dari norma sosial. Fungsi norma adalah menjaga tertib kehidupan antar manusia di dalam suatu masyarakat. Norma hukum dianggap sebagai norma yang utama dikarenakan hukum memiliki sanksi yang pelaksanaannya dapat dipaksakan oleh penguasa.

a. Berdasarkan uraian diatas jelaskan oleh saudara apa fungsi sebenarnya dari hukum sehingga berbeda dari norma sosial lainnya. Penjelasan saudara harus mengacu pada teori tentang tujuan hukum baik dari Aristoteles, Jeremy Bentham, ataupun Mochtar Kusumaatmadja.

b. Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa hukum dalam implementasinya memiliki hubungan yang erat dengan “kekuasaan” yang dimiliki oleh penguasa. Jelaskan dengan memberikan contoh tentang hubungan dependensi hukum dan kekuasaan

c. Apakah yang menyebabkan dalam beberapa hal tertentu masyarakat lebih mentaati norma adat atau norma kebiasaan daripada norma hukum, jelaskan jawaban saudara.

3. Sumber hukum dapat dibagi menjadi sumber hukum materiil dan sumber hukum formal. Sumber hukum materiil adalah sesuatu yang berbentuk abstrak sedangkan sumber hukum formal adalah hal-hal yang pada umumnya bersifat riil.

a. Jelaskan oleh saudara mengenai pernyataan di atas dengan memberikan contohnya.

b. Jelaskan oleh saudara bagaimana “perasaan keadilan” setiap individu yang bersifat subjektif dapat menjadi sumber hukum yang bersifat objektif dan ditaati oleh masyarakat.

c. Jelaskan apa yang dimaksud dengan normativisasi, yang berhubungan dengan sumber hukum formal, berikan contohnya.

Read Full Post »

soal PIH

UNIVERSITAS  PADJADJARAN  BANDUNG

UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL 2006-2007

MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU HUKUM

DOSEN : DICKY RISMAN, SH, MH

ABI M. RADJAB, SH

KELAS : “B”

HARI/TANGGAL : Senin, 8 JANUARI 2007

WAKTU : 100 Menit

CATATAN : DIPERBOLEHKAN MEMBUKA BUKU, CATATAN dan PERUNDANG-UNDANGAN

a. Dalam Proses Pembentukan hukum, kita mengenal apa yang disebut dengan Penafsiran Hukum, yang pada umumnya dilakukan oleh Hakim. Penafsiran Hukum ditujukan untuk mengisi kekosongan dalam sistem perundang-undangan, sehingga dengan memperhatikan pemahaman tentang “putusan hakim” di Indonesia sebagai Yurisprudensi. (15 point)

b. Seberapa jauh peran “Penafsiran hukum” dalam pembentukan putusan hakim, sebagai upaya penegakkan hukum dan peranannya sebagai salah satu sumber hukum. Jelaskan jawaban saudara. (15 point).

c. Apakah Hakim satu-satunya pihak yang dapat melakukan pembentukan hukum? Jelaskan jawaban saudara dengan memberikan contoh. (10 point)

2. Dalam perkembangan aliran-aliran hukum, secara umum dapat kita kelompokan dalam aliran hukum alam, aliran sejarah, aliran positivisme dan aliran yang mengacu pada sosiologi hukum. Setiap aliran memiliki dasar pemikiran dan suasana kebathinan serta lingkungan alam yang menjadikannya berbeda satu dengan yang lainnya.

a. Sebutkan dan jelaskan oleh saudara faktor-faktor dominan apa yang menyebabkan dalam ilmu hukum lahir aliran-aliran tadi. (10 point)

b. Apakah aliran-aliran ilmu hukum merupakan salah satu faktor lahirnya sistem hukum? Jelaskan oleh saudara hubungan kedua hal tadi serta sebutkan pula faktor lain yang mendukung terbentuknya sistem hukum. Berikan contoh untuk membuat jawaban saudara lebih fokus. (15 point).

c. Salah satu pengaruh dari Aliran Positivisme adalah dianutnya tingkatan-tingkatan peraturan hukum (tata urutan perundangan). Jelaskan hal ini. (15 point).

3. Jelaskan hal-hal dibawah ini : (20 point)

a. Presedent Maxim / the binding force of presedent

b. Nullum delictum nulla poena sine praevia lege poenadi

c. Lex Specialist derogat legi Generalis

d. Lex superior derogat leg inferior

e. Lex posterioiri derogat legi priori

f. Hukum Kebiasaan bukanlah Hukum

g. Hubungan hukum Biasa dan Hubungan hukum Istimewa

h. Subyek hukum sempurna dan subyek hukum tidak sempurna

i. Hukum Formal dan Hukum Materiil

j. Sumber Hukum Formal dan Sumber Hukum Materiil.


Read Full Post »

soal PIH

Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Hukum (PIH)

Dosen : Dicky Risman, SH, MH

Abi Ma’ruf Radjab, SH

Waktu : 120 Menit

Catatan : Sifat Ujian OPEN BOOK

SOAL :

1. Sampai saat ini para ahli hukum masih mencoba untuk membentuk/ menentukan suatu definisi yang pasti tentang apa itu hukum. Hal ini berdampak adanya sebagian ahli hukum yang menyatakan bahwa tidak mungkin dan tidak perlu untuk membentuk definisi hukum yang pasti dan dapat melingkupi keseluruhan hal tentang hukum.

a. Jelaskan pernyataan diatas dengan menyebutkan persetujuan atau ketidaksetujuan saudara terhadap hal itu beserta contohnya, dengan mengacu kepada apa yang dimaksud dengan definisi.

b. Berdasarkan uraian saudara pada point (a) cobalah buat satu definisi hukum menurut pandangan saudara sendiri.

c. Apakah pandangan yang muncul dalam kalangan ahli hukum mengenai definisi hukum memiliki pengaruh terhadap pandangan masyarakat (orang awam) tentang apa itu hukum, jelaskan jawaban saudara

2. Norma Hukum pada dasarnya adalah bagian dari norma sosial. Fungsi norma adalah menjaga tertib kehidupan antar manusia di dalam suatu masyarakat. Norma hukum dianggap sebagai norma yang utama dikarenakan hukum memiliki sanksi yang pelaksanaannya dapat dipaksakan oleh penguasa.

a. Berdasarkan uraian diatas jelaskan oleh saudara apa fungsi sebenarnya dari hukum sehingga berbeda dari norma sosial lainnya. Penjelasan saudara harus mengacu pada teori tentang tujuan hukum baik dari Aristoteles, Jeremy Bentham, ataupun Mochtar Kusumaatmadja.

b. Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa hukum dalam implementasinya memiliki hubungan yang erat dengan “kekuasaan” yang dimiliki oleh penguasa. Jelaskan dengan memberikan contoh tentang hubungan dependensi hukum dan kekuasaan

c. Apakah yang menyebabkan dalam beberapa hal tertentu masyarakat lebih mentaati norma adat atau norma kebiasaan daripada norma hukum, jelaskan jawaban saudara.

3. Sumber hukum dapat dibagi menjadi sumber hukum materiil dan sumber hukum formal. Sumber hukum materiil adalah sesuatu yang berbentuk abstrak sedangkan sumber hukum formal adalah hal-hal yang pada umumnya bersifat riil.

a. Jelaskan oleh saudara mengenai pernyataan di atas dengan memberikan contohnya.

b. Jelaskan oleh saudara bagaimana “perasaan keadilan” setiap individu yang bersifat subjektif dapat menjadi sumber hukum yang bersifat objektif dan ditaati oleh masyarakat.

c. Jelaskan apa yang dimaksud dengan normativisasi, yang berhubungan dengan sumber hukum formal, berikan contohnya.


Read Full Post »

soal PIH

FAKULTAS  HUKUM  UNIVERSITAS  PADJADJARAN

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2005-2006

MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU HUKUM

KELAS : E

HARI/TANGGAL : SENIN, 23 JANUARI 2006

WAKTU : 100 MENIT

DOSEN : DICKY RISMAN, S.H.,M.H.

ABI M. RADJAB, S.H

SANTI HAPSARI, D.A.,S.H

CATATAN : TIDAK DIPERBOLEHKAN MEMBUKA CATATAN APAPUN

1. Hukum pada hakikatnya adalah titisan dari kekuasaan (power) yang juga merupakan titisan dari kekuatan (force). Sehingga ada anggapan bahwa hukum merupakan bentuk legal formal dari kekuatan (force) itu sendiri. Jelaskan hal tersebut diatas dihubungkan dengan fungsi hukum dan kehidupan bernegara, berikut contohnya.

2. Apakah yang dimaksud dengan konstruksi hukum? Jelaskan macam-macam konstruksi hukum berikut contohnya.

3. Dalam dunia hukum dikenal dua system hukum, yaitu Sistem Civil Law (Eropa Kontinental) dan Common Law (Anglo Saxon). Jelaskan perbedaan dan persamaan kedua sistem tersebut, sehingga tergambarkan alas an utama lahirnya kedua sitem hukum tersebut.

4. Aliran Positivisme membawa pengaruh besar pada sistem kodifikasi yang menempatkan UU sebagai sumber hukum utama, seperti yang dianut di Indonesia. Aliran ini sangat mempengaruhi pandangan Hans Kelsen tentang “Stufenbau des Recht”. Jelaskan hal tersebut dengan memberikan contohnya pada sistem hukum di Indonesia.

5. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini, berikut contohnya:

a. Ius Contitutum dan Ius Contituendum

b. Perbuatan sesuai hukum dan perbuatan melawan hukum

c. Sumber hukum formal dan Undang-undang dalam arti formal

d. Subyek Hukum dan Obyek Hukum

e. Peristiwa hukum

Read Full Post »

soal PIH

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS PADJADJARAN

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL T/A 2002/2003

Mata kuliah : Pengantar Ilmu Hukum

Hari/Tanggal : Jum’at 10 januari 2003

Waktu :120 menit (2 jam)

Dosen :Prof. Dr. Yudha Bakti SH.MH

Sri Dewi Anggraeni SH.CN

I. Pilihlah yang benar dan jelaskan alasannya

1. Sejarah/pengertian istilah pengantar Ilmu Hukum mulai dikenal di Indonesia dengan nama Inleiding tot de Rechts wetenschap

a. tahun 1924

b. tahun1946

c. tahun 1950

d. tahun 1957

2. Pengertian Hukum yang diajarkan di Fakultas Hukum tidak sama dengan hukum dalam Ilmu Pasti Alam karena Hukum yang di ajarkan di Fakultas Hukum bersifat

a. Tetap

b. Tidak tetap

c. Berubah-ubah

d. Berbeda-beda

3. Hukum tumbuh dan berkembang bersama-sama masyarakat merupakan pendapat dari

a. Aristoteles

b. Carl Von Savigny

c. Thomas Aquino

d. Hans Kelsen

4. Tujuan Hukum dari Prof Dr Mochtar Kusumaatmaja SH.LLM

a. Tertib dan damai

b. Bermanfaat

c. Mencapai keadilan

d. Sarana pembaharuan masyarakat

5. Kodifikasi hukum “Code Civil des francais” pada tehun 1807 setelah diadakan beberapa perubahan ketika Napoleon Bonaparte telah mencapai kedudukan sebagai kaisar perancis diundangkan kembali dan diberi sebutan

a. Code Napoleon (Bellefroid 1953 : 89)

b. Code Du’commerce

c. Code Civil

d. Code penal

II Jawablah Pertanyaan-pertanyaan dibawah ini

1. Dasar-dasar yang membedakan Hukum positif suatu bangsa adalah……..

( jelaskan!)

2. Apa yang dimaksud dengan penafsiran yang dilakukan oleh hakim dan ada beberapa cara menafsirkan Undang-undang dan untuk alas an apa hakim harus menafsirkannya?

3. Klasifikasi atau penggolongan hukum merupakan salah satu ciri dan suatu sistem hukum, jelaskan jawaban saudara dan beberapa criteria penggolongan hukum itu yang mana yang menggambarkan hukum positif Indonesia?

4. “Hukum tanpa kekuasaan adalah angan-anagan sedangkan kekuasaan tanpa hukum adalah anarkhi jelaskan jawaban saudara disertai contoh-contohnya, apakah hakekeat kekuasaan itu? Dan bagaimana hubungannya dengan hukum?

5. Jelaskan pengertian berikut!

- konstruksi hukum

- peristiwa hukum

- perbuatan melawan hukum

- yurisprudensi

- azas lex superios derogat legi inferiori

- hukum kebiasaan dan adat

- azas lex superios derogate legi priori

- Arres Lindenbaum x Cohen th 1919

- Penyalahgunaan hak

- Keadilan menurut agama yang anda anut

Read Full Post »

soal PIH

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PADJADJARAN

BANDUNG

UJIAN TENGAH SEMESTER

TAHUN AKADEMIK 2006/2007

Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Hukum

Hari/Tanggal : Rabu, 08 Agustus 2007

Dosen : Dicky Risman, S.H.,M.H.

1. a. Perihal Definisi hukum, Immanuel Kant berpendapat bahwa : Noch Suchen Die Juristen eine Definition zu ihrem Begriffe von Recht. Apa makna dari pernyataan tersebut, terangkan dengan jelas dan singkat.

b. Masih sekitar pendefinisian hukum, didalam masyarakat terdapat dua kelompok yang berbeda pendapat mengenai hal ini, yaitu “ontwikkelde leek” dan “the man in the street”. Terangkan singkat pendapat kedua kelompok tersebut.

2. a. Masyarakat dan hukum tidak dapat dipisahkan dan mempunyai hubungan yang sangat erat. Berikan Pandangan Anda mengapa kedua hal itu tidak dapat dipisahkan.

b. Berkenaan dengan keadilan, Aristoteles mengetengahkan dua macam keadilan. Terangkan kedua macam keadilan tersebut dengan disertai contoh konkrit.

3. Di dalam kehidupan masyarakat terdapat dua macam kaidah atau norma, yaitu kaidah social dan kaidah hukum yang satu dengan yang lain saling berkait.

a. Jelaskan disertai contoh tentang persamaan dan perbedaan antara kedua macam kaidah tersebut

b. oleh karena masyarakat itu bersifat majemuk, apa saja yang menyebabkan antara satu kaidah hukum dan kaidah sosial di satu tempat tidak sama dengan daerah lainnya.

4. Dalam ilmu hukum, terdapat dua macam sumber hukum, yaitu sumber hukum material dan sumber hukum formal.

a. Jelaskanlah sumber hukum material tersebut

b. Jelaskanlah pula macam-macam sumber hukum formal

5. Hubungan hukum dan kekuasaan sangat erat, sehingga terdapat adagium : hukum tanpa kekuasaan adalah angan-angan, kekuasaan tanpa hukum adalah kesewenang-wenangan. Jelaskanlah arti dari adagium tersebut.

Read Full Post »

soal PIH

MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU HUKUM

HARI/TANGGAL : RABU, 22 AGUSTUS 2007

WAKTU : 100 MENIT

DOSEN : DICKY RISMAN, S.H., MH

Perhatian !

1. Jawablah soal di bawah ini dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar;

2. Mahasiswa yang belum menyerahkan tugas dapat melampirkannya di dalam lembar jawaban, dan tidak diperkenankan menyerahkan tugas setelah ujian ini berakhir;

3. Anda berhak mendapatkan nilai A, B, C, D atau E.

4. Cantumkanlah nilai yang telah Anda peroleh sebelumnya disudut kanan lembar jawaban Anda.

5. Diperkenankan membuka literatur.

1. Kepastian hukum merupakan faktor penting bagi setiap orang dalam menjalankan aktivitasnya karena dengan hal itu ia tidak akan ragu-ragu dalam bertindak, mengetahui mana perbuatan yang diperkenankan dan yang dilarang, namun demikian kepastian hukum pun belumtentu menciptakan keadilan, sebaliknya keadilan pula adakalanya mengorbankan kepastian hukum. Berikanlah komentar singkat Anda mengenai hal tersebut dengan disertai contoh.

2. Tugas hakim disamping menerapkan hukum (rechtstoepassing) juga menemukan hukum (rechtsvinding) dan menciptakan/membentuk hukum. Jelaskanlah komentar singkat Anda mengenai hal itu serta aliran hukum manakah yang berkaitan dengan tugas-tugas hakim tersebut.

3. Konstruksi hukum dan penafsiran hukum merupakan hal penting yang harus dikuasai oleh hakim dalam memutus perkara. Mengapa kedua hal itu dipergunakan oleh hakim? Berikanlah contoh konstruksi hukum analogi dan argentum a contrario!

4. Apa yang Anda ketahui tentang : a bus de droit (misbruik van recht) dan detournement de pouvoir. Berikan masing-masing dengan contoh.

Read Full Post »

soal-soal PIH

MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU HUKUM

HARI/TANGGAL : RABU, 22 AGUSTUS 2007

WAKTU : 100 MENIT

DOSEN : DICKY RISMAN, S.H., MH

Perhatian !

1. Jawablah soal di bawah ini dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar;

2. Mahasiswa yang belum menyerahkan tugas dapat melampirkannya di dalam lembar jawaban, dan tidak diperkenankan menyerahkan tugas setelah ujian ini berakhir;

3. Anda berhak mendapatkan nilai A, B, C, D atau E.

4. Cantumkanlah nilai yang telah Anda peroleh sebelumnya disudut kanan lembar jawaban Anda.

5. Diperkenankan membuka literatur.

1. Kepastian hukum merupakan faktor penting bagi setiap orang dalam menjalankan aktivitasnya karena dengan hal itu ia tidak akan ragu-ragu dalam bertindak, mengetahui mana perbuatan yang diperkenankan dan yang dilarang, namun demikian kepastian hukum pun belumtentu menciptakan keadilan, sebaliknya keadilan pula adakalanya mengorbankan kepastian hukum. Berikanlah komentar singkat Anda mengenai hal tersebut dengan disertai contoh.

2. Tugas hakim disamping menerapkan hukum (rechtstoepassing) juga menemukan hukum (rechtsvinding) dan menciptakan/membentuk hukum. Jelaskanlah komentar singkat Anda mengenai hal itu serta aliran hukum manakah yang berkaitan dengan tugas-tugas hakim tersebut.

3. Konstruksi hukum dan penafsiran hukum merupakan hal penting yang harus dikuasai oleh hakim dalam memutus perkara. Mengapa kedua hal itu dipergunakan oleh hakim? Berikanlah contoh konstruksi hukum analogi dan argentum a contrario!

4. Apa yang Anda ketahui tentang : a bus de droit (misbruik van recht) dan detournement de pouvoir. Berikan masing-masing dengan contoh.

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PADJADJARAN

BANDUNG

UJIAN TENGAH SEMESTER

TAHUN AKADEMIK 2006/2007

Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Hukum

Hari/Tanggal : Rabu, 08 Agustus 2007

Dosen : Dicky Risman, S.H.,M.H.

1. a. Perihal Definisi hukum, Immanuel Kant berpendapat bahwa : Noch Suchen Die Juristen eine Definition zu ihrem Begriffe von Recht. Apa makna dari pernyataan tersebut, terangkan dengan jelas dan singkat.

b. Masih sekitar pendefinisian hukum, didalam masyarakat terdapat dua kelompok yang berbeda pendapat mengenai hal ini, yaitu “ontwikkelde leek” dan “the man in the street”. Terangkan singkat pendapat kedua kelompok tersebut.

2. a. Masyarakat dan hukum tidak dapat dipisahkan dan mempunyai hubungan yang sangat erat. Berikan Pandangan Anda mengapa kedua hal itu tidak dapat dipisahkan.

b. Berkenaan dengan keadilan, Aristoteles mengetengahkan dua macam keadilan. Terangkan kedua macam keadilan tersebut dengan disertai contoh konkrit.

3. Di dalam kehidupan masyarakat terdapat dua macam kaidah atau norma, yaitu kaidah social dan kaidah hukum yang satu dengan yang lain saling berkait.

a. Jelaskan disertai contoh tentang persamaan dan perbedaan antara kedua macam kaidah tersebut

b. oleh karena masyarakat itu bersifat majemuk, apa saja yang menyebabkan antara satu kaidah hukum dan kaidah sosial di satu tempat tidak sama dengan daerah lainnya.

4. Dalam ilmu hukum, terdapat dua macam sumber hukum, yaitu sumber hukum material dan sumber hukum formal.

a. Jelaskanlah sumber hukum material tersebut

b. Jelaskanlah pula macam-macam sumber hukum formal

5. Hubungan hukum dan kekuasaan sangat erat, sehingga terdapat adagium : hukum tanpa kekuasaan adalah angan-angan, kekuasaan tanpa hukum adalah kesewenang-wenangan. Jelaskanlah arti dari adagium tersebut.

PROGRAM EKSTENSI FAKULTAS HUKUM UNPAD

BANDUNG

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN 2006/2007

Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Hukum

Hari/Tanggal : Senin, 08 Januari 2007

Waktu : 90 menit

Dosen : H.A. Hadi Kartadibrata, S.H.

Pertanyaan-pertanyaan

1. a. Jelaskanlah kalimat dari satu ayat mengenai perintah ”mencari rezeki yang halal” dari kitab suci agama yang anda anut.

b. Perilaku Jelek yang mana yang terhindarkan apabila Anda mencari rezeki yang halal (berikanlah 3 perilaku yang jelek sebagai contohnya).

2. a. jelaskanlah apa pengertian“ADIL” itu?

b. Adil menurut AJARAN ISLAM ditujukan kepada 5 subjek. Jelaskan dengan singkat kelima subjek itu.

3. Jelaskan “TUJUAN HUKUM” menurut Van Appeldoorn.

4. Jelaskan ada 3 faktor dasar-dasar yang membedakan hukum positif suatu bangsa.

5. Jelaskan dan berikan contohnya, bahwa kaidah yang satu dengan yang lainnya mempunyai interaksi yang saling memperkuat.

6. Berikan definisi “SUMBER HUKUM FORMAL”. Berapa macam Sumber Hukum Formal yang Anda ketahui dan berikan bagannya yang lengkap.

7. a. Apa yang dimaksud dengan ANALOGI itu, jelaskanlah dan berikan contohnya.

b. Apa yang dimaksud dengan “PATRIACHAAT”, Jelaskan dan berikan contohnya.

8. a. Apa yang dimaksud dengan “hukum yang terlukis” itu, buku apa saja yang termasuk didalamnya.

b. Bagaimana pendapat aliran “FREIERRECHTSSCHULE” itu, jelaskan

9. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini:

a. Misbruik van recht

b. Bekwaamheid

c. Resepsi Hukum

d. Peristiwa Hukum

e. Onrechtmatigedaad

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS PADJADJARAN

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL T/A 2002/2003

Mata kuliah : Pengantar Ilmu Hukum

Hari/Tanggal : Jum’at 10 januari 2003

Waktu :120 menit (2 jam)

Dosen :Prof. Dr. Yudha Bakti SH.MH

Sri Dewi Anggraeni SH.CN

I. Pilihlah yang benar dan jelaskan alasannya

1. Sejarah/pengertian istilah pengantar Ilmu Hukum mulai dikenal di Indonesia dengan nama Inleiding tot de Rechts wetenschap

a. tahun 1924

b. tahun1946

c. tahun 1950

d. tahun 1957

2. Pengertian Hukum yang diajarkan di Fakultas Hukum tidak sama dengan hukum dalam Ilmu Pasti Alam karena Hukum yang di ajarkan di Fakultas Hukum bersifat

a. Tetap

b. Tidak tetap

c. Berubah-ubah

d. Berbeda-beda

3. Hukum tumbuh dan berkembang bersama-sama masyarakat merupakan pendapat dari

a. Aristoteles

b. Carl Von Savigny

c. Thomas Aquino

d. Hans Kelsen

4. Tujuan Hukum dari Prof Dr Mochtar Kusumaatmaja SH.LLM

a. Tertib dan damai

b. Bermanfaat

c. Mencapai keadilan

d. Sarana pembaharuan masyarakat

5. Kodifikasi hukum “Code Civil des francais” pada tehun 1807 setelah diadakan beberapa perubahan ketika Napoleon Bonaparte telah mencapai kedudukan sebagai kaisar perancis diundangkan kembali dan diberi sebutan

a. Code Napoleon (Bellefroid 1953 : 89)

b. Code Du’commerce

c. Code Civil

d. Code penal

II Jawablah Pertanyaan-pertanyaan dibawah ini

1. Dasar-dasar yang membedakan Hukum positif suatu bangsa adalah……..

( jelaskan!)

2. Apa yang dimaksud dengan penafsiran yang dilakukan oleh hakim dan ada beberapa cara menafsirkan Undang-undang dan untuk alas an apa hakim harus menafsirkannya?

3. Klasifikasi atau penggolongan hukum merupakan salah satu ciri dan suatu sistem hukum, jelaskan jawaban saudara dan beberapa criteria penggolongan hukum itu yang mana yang menggambarkan hukum positif Indonesia?

4. “Hukum tanpa kekuasaan adalah angan-anagan sedangkan kekuasaan tanpa hukum adalah anarkhi jelaskan jawaban saudara disertai contoh-contohnya, apakah hakekeat kekuasaan itu? Dan bagaimana hubungannya dengan hukum?

5. Jelaskan pengertian berikut!

- konstruksi hukum

- peristiwa hukum

- perbuatan melawan hukum

- yurisprudensi

- azas lex superios derogat legi inferiori

- hukum kebiasaan dan adat

- azas lex superios derogate legi priori

- Arres Lindenbaum x Cohen th 1919

- Penyalahgunaan hak

- Keadilan menurut agama yang anda anut

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS PADJADJARAN

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2005-2006

MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU HUKUM

KELAS : E

HARI/TANGGAL : SENIN, 23 JANUARI 2006

WAKTU : 100 MENIT

DOSEN : DICKY RISMAN, S.H.,M.H.

ABI M. RADJAB, S.H

SANTI HAPSARI, D.A.,S.H

CATATAN : TIDAK DIPERBOLEHKAN MEMBUKA CATATAN APAPUN

1. Hukum pada hakikatnya adalah titisan dari kekuasaan (power) yang juga merupakan titisan dari kekuatan (force). Sehingga ada anggapan bahwa hukum merupakan bentuk legal formal dari kekuatan (force) itu sendiri. Jelaskan hal tersebut diatas dihubungkan dengan fungsi hukum dan kehidupan bernegara, berikut contohnya.

2. Apakah yang dimaksud dengan konstruksi hukum? Jelaskan macam-macam konstruksi hukum berikut contohnya.

3. Dalam dunia hukum dikenal dua system hukum, yaitu Sistem Civil Law (Eropa Kontinental) dan Common Law (Anglo Saxon). Jelaskan perbedaan dan persamaan kedua sistem tersebut, sehingga tergambarkan alas an utama lahirnya kedua sitem hukum tersebut.

4. Aliran Positivisme membawa pengaruh besar pada sistem kodifikasi yang menempatkan UU sebagai sumber hukum utama, seperti yang dianut di Indonesia. Aliran ini sangat mempengaruhi pandangan Hans Kelsen tentang “Stufenbau des Recht”. Jelaskan hal tersebut dengan memberikan contohnya pada sistem hukum di Indonesia.

5. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini, berikut contohnya:

a. Ius Contitutum dan Ius Contituendum

b. Perbuatan sesuai hukum dan perbuatan melawan hukum

c. Sumber hukum formal dan Undang-undang dalam arti formal

d. Subyek Hukum dan Obyek Hukum

e. Peristiwa hukum

Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Hukum (PIH)

Dosen : Dicky Risman, SH, MH

Abi Ma’ruf Radjab, SH

Waktu : 120 Menit

Catatan : Sifat Ujian OPEN BOOK

SOAL :

1. Sampai saat ini para ahli hukum masih mencoba untuk membentuk/ menentukan suatu definisi yang pasti tentang apa itu hukum. Hal ini berdampak adanya sebagian ahli hukum yang menyatakan bahwa tidak mungkin dan tidak perlu untuk membentuk definisi hukum yang pasti dan dapat melingkupi keseluruhan hal tentang hukum.

a. Jelaskan pernyataan diatas dengan menyebutkan persetujuan atau ketidaksetujuan saudara terhadap hal itu beserta contohnya, dengan mengacu kepada apa yang dimaksud dengan definisi.

b. Berdasarkan uraian saudara pada point (a) cobalah buat satu definisi hukum menurut pandangan saudara sendiri.

c. Apakah pandangan yang muncul dalam kalangan ahli hukum mengenai definisi hukum memiliki pengaruh terhadap pandangan masyarakat (orang awam) tentang apa itu hukum, jelaskan jawaban saudara

2. Norma Hukum pada dasarnya adalah bagian dari norma sosial. Fungsi norma adalah menjaga tertib kehidupan antar manusia di dalam suatu masyarakat. Norma hukum dianggap sebagai norma yang utama dikarenakan hukum memiliki sanksi yang pelaksanaannya dapat dipaksakan oleh penguasa.

a. Berdasarkan uraian diatas jelaskan oleh saudara apa fungsi sebenarnya dari hukum sehingga berbeda dari norma sosial lainnya. Penjelasan saudara harus mengacu pada teori tentang tujuan hukum baik dari Aristoteles, Jeremy Bentham, ataupun Mochtar Kusumaatmadja.

b. Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa hukum dalam implementasinya memiliki hubungan yang erat dengan “kekuasaan” yang dimiliki oleh penguasa. Jelaskan dengan memberikan contoh tentang hubungan dependensi hukum dan kekuasaan

c. Apakah yang menyebabkan dalam beberapa hal tertentu masyarakat lebih mentaati norma adat atau norma kebiasaan daripada norma hukum, jelaskan jawaban saudara.

3. Sumber hukum dapat dibagi menjadi sumber hukum materiil dan sumber hukum formal. Sumber hukum materiil adalah sesuatu yang berbentuk abstrak sedangkan sumber hukum formal adalah hal-hal yang pada umumnya bersifat riil.

a. Jelaskan oleh saudara mengenai pernyataan di atas dengan memberikan contohnya.

b. Jelaskan oleh saudara bagaimana “perasaan keadilan” setiap individu yang bersifat subjektif dapat menjadi sumber hukum yang bersifat objektif dan ditaati oleh masyarakat.

c. Jelaskan apa yang dimaksud dengan normativisasi, yang berhubungan dengan sumber hukum formal, berikan contohnya.


FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS PADJADJARAN

BANDUNG

UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL 2006-2007

MATA KULIAH : PENGANTAR ILMU HUKUM

DOSEN : DICKY RISMAN, SH, MH

ABI M. RADJAB, SH

KELAS : “B”

HARI/TANGGAL : Senin, 8 JANUARI 2007

WAKTU : 100 Menit

CATATAN : DIPERBOLEHKAN MEMBUKA BUKU, CATATAN dan PERUNDANG-UNDANGAN

1. Dalam Proses Pembentukan hukum, kita mengenal apa yang disebut dengan Penafsiran Hukum, yang pada umumnya dilakukan oleh Hakim. Penafsiran Hukum ditujukan untuk mengisi kekosongan dalam sistem perundang-undangan, sehingga Penafsiran hukum melalui putusan hakim juga disebut sebagai upaya pembaharuan hukum.

a. Setujukah saudara dengan pernyataan diatas. Jelaskan jawaban saudara dengan memperhatikan pemahaman tentang “putusan hakim” di Indonesia sebagai Yurisprudensi. (15 point)

b. Seberapa jauh peran “Penafsiran hukum” dalam pembentukan putusan hakim, sebagai upaya penegakkan hukum dan peranannya sebagai salah satu sumber hukum. Jelaskan jawaban saudara. (15 point).

c. Apakah Hakim satu-satunya pihak yang dapat melakukan pembentukan hukum? Jelaskan jawaban saudara dengan memberikan contoh. (10 point)

2. Dalam perkembangan aliran-aliran hukum, secara umum dapat kita kelompokan dalam aliran hukum alam, aliran sejarah, aliran positivisme dan aliran yang mengacu pada sosiologi hukum. Setiap aliran memiliki dasar pemikiran dan suasana kebathinan serta lingkungan alam yang menjadikannya berbeda satu dengan yang lainnya.

a. Sebutkan dan jelaskan oleh saudara faktor-faktor dominan apa yang menyebabkan dalam ilmu hukum lahir aliran-aliran tadi. (10 point)

b. Apakah aliran-aliran ilmu hukum merupakan salah satu faktor lahirnya sistem hukum? Jelaskan oleh saudara hubungan kedua hal tadi serta sebutkan pula faktor lain yang mendukung terbentuknya sistem hukum. Berikan contoh untuk membuat jawaban saudara lebih fokus. (15 point).

c. Salah satu pengaruh dari Aliran Positivisme adalah dianutnya tingkatan-tingkatan peraturan hukum (tata urutan perundangan). Jelaskan hal ini. (15 point).

3. Jelaskan hal-hal dibawah ini : (20 point)

a. Presedent Maxim / the binding force of presedent

b. Nullum delictum nulla poena sine praevia lege poenadi

c. Lex Specialist derogat legi Generalis

d. Lex superior derogat leg inferior

e. Lex posterioiri derogat legi priori

f. Hukum Kebiasaan bukanlah Hukum

g. Hubungan hukum Biasa dan Hubungan hukum Istimewa

h. Subyek hukum sempurna dan subyek hukum tidak sempurna

i. Hukum Formal dan Hukum Materiil

j. Sumber Hukum Formal dan Sumber Hukum Materiil.



Read Full Post »

Attention!!!!!

DEBAT HUKUM INTERNAL

PADJADJARAN LAW FAIR 2009

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PADJADJARAN

Thema Debat: Law as a social phenomenon and as a part of our life.  Topik debat yaitu Human Rights and Related Aspects yang kesemua topik merupakan topik yang berkaitan dengan Hak  Asasi Manusia dan segala aspek yang terkait dihubungkan dengan cabang ilmu-ilmu hukum lainnya.

KETENTUAN UMUM

A. PESERTA

1. Peserta adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dengan jumlah tim sebanyak 16 tim.

2.    Tiap tim terdiri dari 3 orang yang berstatus sebagai mahasiswa tingkat Sarjana (S1) di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.

B. JURI DAN PENJURIAN

1.      Juri dalam setiap lomba pada babak penyisihan dan perempat final terdiri dari 1 (satu) orang yang dipilih dan diangkat oleh Panitia.

2.      Juri dalam setiap lomba pada babak semifinal dan final terdiri dari 3 (tiga) orang yang dipilih dan diangkat oleh Panitia.

3.      Juri bersifat objektif dan independen.

4.      Nama-nama juri akan ditetapkan Panitia.

5.      Panitia akan menetapkan kriteria penilaian untuk penjurian dan pemberian nilai pada setiap kriteria tersebut adalah kewenangan penuh masing-masing juri.

6.      Keputusan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

7.      Kriteria penilaian terdiri dari:

a.  Matter (50 point): isi argumen, penguasaan materi (subtansi)

b. Manner (20 point): cara penyampaian argumen, apakah terstruktur   dengan baik atau tidak, termasuk juga etika debat dari peserta)

c.  Method (20 point):  strategi dalam mempertahankan argumen dan menyerang pihak lawan, termasuk kelancaran berbicara, bahasa, dan gerakan tubuh.

d. Kerjasama Tim (10 point):  kekompakan tim dan kekonsistenan tim dalam mempertahankan argumen

8. Penentuan pemenang dilakukan  berdasarkan keseluruhan jumlah point yang diperoleh dari jumlah point yang diberikan oleh masing-masing juri.

C. HADIAH

Juara I             : Piala, Piagam, Uang Tunai Rp. 1.500.000,-

Juara II           : Piala, Piagam, Uang Tunai Rp 750.000,-

Juara III          : Piala, Piagam, Uang Tunai Rp 500.000,-

KETENTUAN KHUSUS

1.      Sistem debat        : Debat Sistem Parlemen Asia dengan Sistem Chamber.

2.      Mekanisme           :

A. Aturan Umum

a) Tiap sesi debat terdiri dari dua tim. Satu tim bertindak sebagai tim Pro/Affirmatif/Proposisi/, tim lain bertindak sebagai tim Kontra/Negatif/Oposisi.

b) Dalam tiap sesi debat terdapat satu buah topik/mosi yang akan diperdebatkan. Tim proposisi/pro sebagai pendukung mosi tersebut, sedangkan tim oposisi/kontra menentang mosi tersebut.

c)      Setiap tim terdiri dari tiga orang yang bertindak sebagai pembicara pertama, pembicara kedua, pembicara ketiga serta pembaca kesimpulan (dilakukan oleh pembicara pertama atau pembicara kedua).

d)     Tim yang akan berdebat akan diundi untuk menentukan posisi argumennya. Setelah itu setiap Tim akan diberikan waktu 5 menit sebelum lomba dimulai untuk mempersiapkan argumentasinya.

e)     Penyampaian argumen awal (untuk pidato substantif) yang disampaikan pembicara pertama diberi waktu 2 menit. Kemudian dilanjutkan dengan debat babak I dimulai dari pembicara pertama tim pro selama 7 menit dan debat babak II dimulai dengan pembicara kedua tim kontra selama 7 menit, dengan tambahan toleransi waktu selama 20 detik. Selama debat babak I dan babak II dapat diinterupsi oleh pihak lawan. Untuk pembacaan kesimpulan, diberikan waktu selama 1 menit, dengan tambahan waktu toleransi selama 20 detik.

Total waktu untuk setiap sesi debat adalah 40 menit.

f)       Setiap sesi debat akan dipandu oleh seorang moderator sekaligus sebagai pencatat waktu untuk mengarahkan jalannya lomba dan mengingatkan mengenai alokasi waktu untuk masing-masing tim.

B. Tugas Pembicara

a) Tim Affirmative/Proposisi/Pro

Pembicara 1

§  Memberi definisi, parameter terhadap mosi

§  Menyampaikan susunan argumen yang akan dibawakan oleh pembicara 1 dan pembicara 2 (tim split)

§  Menyampaikan garis besar kasus yang dibawakan

§  Menyampaikan argumen yang mendukung mosi

Pembicara 2

§  Menyampaikan bantahan atas kasus atau argumen yang dibawakan oleh pembicara 1 dari tim oposisi

§  Menyampaikan argumen yang menjadi tugasnya

Pembicara 3

§  Menyampaikan bantahan atas kasus atau argumen yang dibawakan oleh pembicara 1 dan pembicara 2 dari tim oposisi

§  Menyusun kembali kasus tim pemerintah dan tidak diperkenankan menyampaikan argumen baru

b) Tim Negative/Oposisi/Kontra

Pembicara 1

§  Menyatakan sikap (menerima atau menolak) definisi yang diberikan tim pemerintah

§  Menyampaikan susunan argumen yang akan dibawakan oleh pembicara 1 dan pembicara 2 (tim split)

§  Menyampaikan argumen yang merupakan tugasnya (menolak mosi)

Pembicara 2

§  Menyampaikan bantahan terhadap argumen yang dibawakan oleh Pembicara 1 dan 2 dari tim pemerintah

§  Membawakan argumen yang merupakan tugasnya

Pembicara 3

§  Menyampaikan bantahan terhadap argumen pembicara 1, 2, 3 dari tim pemerintah

§  Membawakan argumen yang merupakan tugasnya

§  Tidak diperkenankan membawa argumen baru

c) Pembaca Kesimpulan

§  Membawakan resume atau ulasan debat dari sudut pandang tim (oposisi atau pemerintah)

§  Menyampaikan keunggulan tim (mengapa timnya pantas menang)

§  Tidak diperkenankan membawa bantahan atau argumen baru.

d) Interupsi

a)   Interupsi hanya boleh diberikan pada saat debat Babak I dan debat Babak II (disampaikan oleh pembicara 1, 2, 3 dari masing-masing tim), pada rentang waktu antara menit 2-6)

b)  Toleransi waktu yang diberikan untuk masing-masing interupsi adalah maksimal 30 detik

c)   Moderator memiliki otoritas penuh untuk menerima atau menolak interupsi

C. Sesi Debat

I.            Babak Penyisihan dan Perempat Final

1)     Dalam babak penyisihan, tiap Tim akan dibagi ke dalam empat chamber dan penentuan setiap chamber akan ditentukan Panitia.

2)     Terdiri dari enam sessi, dengan topik yang berbeda untuk setiap sessi

3)     Dari masing-masing sessi kemudian akan disusun peringkat untuk masing-masing tim berdasarkan jumlah nilai kemenangan dan jumlah poin. Apabila terdapat jumlah nilai yang sama maka peringkat ditentukan berdasarkan margin (berdasarkan ketat tidaknya debat).

4)     Berdasarkan peringkat tersebut, ditentukan peringkat I vs peringkat II, peringkat III vs peringkat IV, dst.

5)     Dalam babak penyisihan akan diambil empat tim terbaik sebagai tim yang berhak lolos ke babak semifinal.

II.            Babak ‘Knock out’

1)     Terdiri dari babak semifinal dan final

2)     Menggunakan sistem gugur, dimana tim yang kalah tidak berhak mengikuti babak selanjutnya

Lampiran 1

TOPIK DEBAT HUKUM INTERNAL

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PADJADJARAN

  1. Legalisasi perjudian dan lokalisasi pelacuran
  2. Legalisasi aborsi untuk korban pemerkosaan
  3. Pidana mati dalam peraturan perundang-undangan Indonesia
  4. Penyadapan sebagai salah satu alat bukti di pengadilan
  5. Asas retroaktif dalam Pelanggaran berat HAM, Korupsi dan Terorisme
  6. Hak kekayaan intelektual copyrights harus didaftarkan
  7. Perlindungan paten terhadap obat-obatan versus kesehatan masyarakat
  8. Urgensi perlindungan khusus pengetahuan tradisional di bidang kekayaan intelektual
  9. Penggunaan tanah ulayat untuk pembangunan
  10. Pengakuan atas hak gay dan lesbian di Indonesia
  11. Hak perempuan sebagai Hak Asasi Manusia
  12. Pencabutan hak untuk kepentingan umum
  13. Calon perseorangan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil   Presiden
  14. Universalisme vs Relativisme Budaya dalam Hak Asasi Manusia
  15. Sistem multipartai di Indonesia
  16. Penggusuran PKL untuk keindahan kota

(more…)

Read Full Post »

soal perdata

Hk. perdata
Soal:
1. A dan B jalan jalan bersama-sama, tiba-tiba menemukan barang ber¬lainan, A menemukan jam tangan merk Rolex dan B menemukan vulpen parker tergeletak dipinggir jalan, rupanya seseorang yang lewat membawanva dan jatuh bersamaan karena letaknya tidak jauh satu dengan yang lainnya. A memungutnya dan dicobanya di tangan¬nya nya tetapi tidak terus dipakai, tapi langsung diserahkan ke kantor Polisi yang terdekat. B gembira sekali menemukan vulpen Parker tsb, sebagai pengganti miliknya yang hilang beberapa hari yang lalu. Pertanyaan:
a. Samakah kedudukan kedua orangtsb, jelaskan!
b. Apakah terhadap mereka hukum melindunginya. jelaskan!
c. Apakah nama lembaga keduanya sama kalau tidak apa perbedaannya !

2. A meminjam buku pada B untuk bahan kuliah, karena B sangat mem¬butuhkan buku itu Ialu ia membelinya dari A. Pertanyaan:
a. Apa yang terjadi pada buku tersebut, mengapa demikian jelaskan !
b. Dalam kasus di atas terjadi penyerahan apa namanya jelaskan!
c. Selain penyerahan seperti tsb di atas, penyerahan apa lagi yang
anda ketahui (dua segi) dan jelaskan masing-masiing!
d. Pada barang tidak bergerak ada 4 istilah yang digunakan dalarn
penyerahannya, tuliskan!
e. Dalam ajaran yang dianut oleh KUHP’disebut ajaran causal mengapa disebut demikiaan dan apa bedanya dengan ajaran abstrak yang dianut di Jerman!

3. A mengadakan kesepakatan dengan B bahwa A memesan mobill Amerika merk CeIica kepada dealer B yang terbaru (Tahun 2004), warna jingga, ban radial, seharga Rp. 400 iuta yang disetujuinya.
A sudah menyerahkankan uang sebanyak separuhnya, sisanya akan dilunasinya bila barangnya sudah dikirim pada A Pertanyaan:
a.Tunjukan mana vang disebut perjanjian dan mana yang disebut perikatan dalaln kasus di atas.

Read Full Post »

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.